Adibhasan's Blog

Just another WordPress.com site

Visum et Repertum


TUGAS MATA HUKUM KEDOKTERAN KEHAKIMAN

KOMENTAR TERHADAP VISUM ET REPERTUM JENAZAH SUPADNO

 

 

Oleh :

Adib Hasan

110110070518

Dosen:

Elies Rusmiati, S.H., M.H

 

 

 

 

 

 

 

 

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS PADJADJARAN

2010

 

INSTALASI KEDOKTERAN FORENSIK DAN MEDIKO LEGAL

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH

KEDIRI

————————————————————————————————

VISUM ET REPERTUM

( JENAZAH )

 

Th.2008

No. KF. 05. 333.

PRO JUSTITIA.

 

Berhubung dengan surat Saudara.

Nama : AGUK NUGROHO, -Pangkat : AIPTU. Nrp. 030610088.

Alamat : Kepolisian Sektor Kota Kediri,Jl.Raya Made No.50 Kediri 64219.

Jabatan : An. Kepala.Kepolisian Sektor kota Kediri.

Tertanggal : 2 Agustus 2008, -No.Pol:224/01/10/2008.

 

Yang kami terima pada tanggal ; 2 Agustus 2008, maka kami, Dr. Hj. Andati Tyagita SpF. Dokter Spesialis Forensik, Dokter pemerintah pada Instalasi Kedokteran Forensik dan Mediko Legal RSUD Kediri, telah melakukan pemeriksaan luar pada tanggal: 2 Agustus 2008, pukul: 16.00 WIB dan pemeriksaan dalam pada tanggal: 2 Agustus 2008, pukul: 16.30 WIB di rumah sakit tersebut di atas, atas jenazah yang menurut surat Saudara tersebut,

-Bernama: Supadno,

-Jenis kelamin: Laki-laki,

-Umur: 50 Tahun.

-Alamat : Jalan Adityawarman 50 Kediri,

-Bangsa : Indonesia

Dengan dugaan meninggal karena : Pembunuhan. Korban ditemukan/ meninggal : di Ruang tamu rumahnya dalam keadaan mengeluarkan busa dari dalam mulutnya.

– Pada tanggal : 2 Agustus 2008, – Pukul : 07.00 WIB.

Korban dibawa ke kamar jenazah RSU. Dr.Soedomo Kediri

-Oleh : AGUK NUGROHO, -Pangkat : AIPTU. Nrp. 030610088 , Dengan kendaraan No.Pol.: AG 1234 UA

-Pada tanggal: 2 Agustus 2008, Pukul : 11-30.

 

HASIL PEMERIKSAAN

 

PEMERIKSAAN LUAR :

 

1. Korban seorang Laki-laki, Usia Lima puluh tahun , Tinggi badan kurang lebih seratus enam puluh lima centimeter, Berat badan lima puluh kilogram, keadaan gizi baik, warna kulit sawo matang.

2. Lebam mayat dan kaku mayat negatif.

3. Korban berlabel dan tidak bersegel, keadaan gizi baik.

4. Pakaian sarung, celana dalam putih dan memakai kaos singlet.

5. Kepala / leher : baik rambut hitam lurus

– di samping bibir masih terdapat sedikit busa putih

– kedua pupil mata melebar

– bibir atas dan bawah membiru

– mulut berisi busa warna putih.

– di bawah leher ada bekas cengkeraman kuku

6. Dada : -tidak ditemukan tanda kekerasan tumpul maupun tajam.

7. Perut : -tidak ditemukan tanda kekerasan tumpul maupun tajam.

8. Punggung : -tidak ditemukan tanda kekerasan tumpul maupun tajam

9. Alat kelamin luar :

– dari lubang alat kelamin keluar cairan putih

10. Anggota gerak atas : –tidak ditemukan tanda kekerasan tumpul maupun tajam

11. Anggota gerak bawah : -tidak ditemukan tanda kekerasan tumpul maupun tajam

 

PEMERIKSAAN DALAM

 

1. Kepala / leher :

– saluran kerongkongan tampak merah dan berlendir.

2. Dada :

– paru dan jantung tidak ditemukan kelainan.

– perut : jaringan hati, limpa, kelenjar ludah perut, kandung empedu, usus dan ginjal, kandung seni, ditemukan kelainan,

 

PEMERIKSAAN TAMBAHAN

 

Ditemukan racun pada hati, usus, limpa, jantung korban

 

KESIMPULAN

 

1. Korban seorang Laki-laki, Usia Lima puluh tahun , Tinggi badan kurang lebih seratus enam puluh lima centimeter, Berat badan lima puluh kilogram, keadaan gizi baik, warna kulit sawo matang, rambut lurus hitam, panjang kurang lebih lima centimeter.

2. Pemeriksaan Luar : tidak ditemukan luka memar, luka lubang, luka robek di sekitar mulut, serta mulut berbusa

3. Pemeriksaan Dalam: tidak ditemukan memar di bawah kulit kepala, memar di bawah kulit leher dan memar di bawah kulit dada serta ditemukan cairan warna merah di rongga dada.

4. Pada alat kelamin ditemukan keluar cairan warna putih dari lubang kelamin.

5. Jadi korban meninggal dunia oleh karena keracunan.

 

Demikian Visum Et Repertum ini kami buat dengan mengingat sumpah waktu menerima jabatan.

 

Tanda tangan,

 

 

 

 

( Dr. Hj. ANDANTI TYGITA, SpF. )

NIP. 030610012

 

 

(copy paste dari : http://dokterrizal.blogspot.com/2009/11/contoh-surat-visum-et-repertum.html dengan perapian dari penulis)

KOMENTAR:

Visum et Repertum (VeR) adalah suatu keterangan tertulis yang dibuat oleh dokter atas permintaan penyidik secara tertulis yang diperiksa secara medis atas manusia baik hidup atau mati atau atas bagian tubuh manusia.

 

VeR di atas dimintakan oleh anggota polisi bernama AGUK NUGROHO, dengan Pangkat : AIPTU. Nrp. 030610088. Yang bersangkutan meminta VeR kepada Dr. Hj. Andati Tyagita SpF. Dokter Spesialis Forensik, Dokter pemerintah pada Instalasi Kedokteran Forensik dan Mediko Legal RSUD Kediri. Yang dituju dari VeR ini adalah korban mati.

Dalam VeR terdapat lima bagian penting yang harus ada, dan itu sudah ada pada contoh VeR di atas, yaitu :

  1. Adanya kata “PRO JUSTITIA”, yang tidak lain berguna untuk menghindari biaya materai
  2. Adanya pendahuluan berupa identitas dari penyidik, dokter dan institusinya, tanggal permohonan dan korban.

Penyidiknya Aguk Nugroho, Dokternya DrHj. Andati Tyagita SpF., dan korban adalah Supadno

  1. Bagian pemberitaan yang berisi laporan dari hasil pemeriksaan dari apa yang ditemukan pada korban. Pemeriksaan ini berupa pemeriksaan luar dan pemeriksaan dalam.

Pemeriksaan luar yang ditunjukkan disini pemeriksaan yang terlihat secara kasat mata dari luar, seperti kondisi tubuh korban, tinggi badan,berat badan, lebar bahu, keberadaan luka luar, dan sebagainya hingga dengan pakaian yang digunakan korban

 

Pemeriksaan luar pada VeR di sini meliputi pemeriksaan organ dalam korban, seperti kerongkongan, jantung, limpa, paru-paru, usus hati, ginjal kandung sebagainya. Hasil pemeriksaan dalam menunjukkan juga terdapat racun pada hati, limpa dan jantung korban.

 

Bagian ini dibuat seobjektif mungkin, karena bagian ini memiliki nilai pembuktian karena disinilah alat buktinya berada.

 

  1. Bagian kesimpulan.

Bagian ini merupakan pendapat dari dokter yang melakukan pemeriksaan, dan tentu saja dengan mempertimbangkan apa yang dia temukan pada tubuh korban.

Kesimpulan pada contoh visum diatas adalah bahwa korban meninggal akibat keracunan.

 

  1. Bagian kelima adalah bagian penutup. Bagian ini berisi pernyataan bahwa visum dibuat dibawah sumpah dan sesuai ilmu kedokteran. Seperti itulah yang dilakukakan oleh Dr. Hj. ANDANTI TYGITA, SpF.

 

October 11, 2010 - Posted by | Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: