Adibhasan's Blog

Just another WordPress.com site

Gunung dan Mawar (part 3)


“Saat kaki melangkah lebih jauh dari pada biasanya,

saat tangan menggenggam lebih erat dari pada biasanya,

saat mata telah mencapai batas pantauannya,

saat tekad telah mengkristal,

saat semangat tidak lagi terbendung,

saat hati telah menyetujui kesemuanya,

maka tak akan ada lagi yang akan menghalangi kecuali tangan-tangan-NYA membelokkan tujuan mu.”

tiba-tiba rangkaian prosa itu muncul begitu saja dari pikirannya. Pencampuran antara niat, tekad, ambisi, dan keegoisan telah membuatnya menetapkan tujuanya dan keinginannya hanya dapat dihentikan oleh dua hal, yaitu oleh keinginannya sendiri atau oleh keinginan Tuhannya.

dalam perjalan ke meeting point, pikirannya kembali melayang me-rewind kembali setiap kegiatan alam yang pernah dijalaninya. kembali teringan kenangan-kenangan dulu saat pertama kali mengenal dunia alam bersama dengan teman SMA-nya, sampai pendakiannya yang terakhir saat 17 Agustusan.

Kenangan lucu merekahkan senyum di mulutnya. Kesan-kesan kecapean, letih, putus asa kembali terlintas dipikirannya. termasuk kisah cinta yang dipersaksikan oleh Gunung Semeru. Kisah cinta yang berlanjut ke Pelaminan itu menjadi salah satu momen yang paling diingatnya.

November 27, 2014 - Posted by | Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: